Bahasa dan Budaya Jalan Jalan





APAAA??!! BB?!! JALAN JALAN??? KEMANAAAAA?!! wkwk


jadi, post ini juga supposed to be posted earlier but since i have no time on my campus life so i would post a lot of interesting things happened in my life when i am on my holiday like this, jadi maafkan kalau blog saya ini terkadang sepi kaya ibukota pas musim mudik karena saya punya keleluasaan buat blogging hanya selama liburan; ketika tidak ada tuntutan paper dan ujian kompetensi dan proposal dan rapat konsolidasi 😁
walaupun i know that web log is supposed to be updated every single day but just please understand my situation 😁
just please visit my blog every holiday season muehehehe
okay, so lanjut.
jadi kali ini saya akan menceritakan sebuah kejadian yang sedikit menyenangkan dan mengenangkan. hmm..
yaituuuuu ...
BB Jalan Jalan ! πŸš—
yip yip hurray !!
nah, jadi kenapa BB bisa jalan jalan gini?
wait, masih inget BB kan? keluarga kecil saya di KOMAHI
naaah kalau inget, masih inget event Komahi Specta? ajang lomba pidato bahasa indonesia bagi mahasiswa asing di yogyakarta?
naaah jadi alhamdulillah KomSpec terlaksana dengan baik 😊
daaaan hadiah bagi pemenang KomSpec adalag City Tour ke Dieng jadiiiii berangkatlah kita anak anak BB selaku panitia inti KomSpec beserta BPH dan pemenang KomSpec ke Dieng syalalalalala πŸš—πŸš—πŸš—
nah, kita ke Dieng dengan tiga mobil; mobil Iyan, mobil mbak Lila dan mobil kak Elin (kak Elin ini temennya kak Yanah yang dengan baik hatinya mau merelakan mobilnya dipake ngetrip ke Dieng sekaligus menjadi supir. lafyah, kak Elin, muah)
kami berangkat dari kampus dan kumpul di atm kampus jam 7 pagi, begitu saya datang dengan gamis coklat pagi itu, langsung ada yang nyeletuk,
"weh, udah siap banget mau foto foto haha"
dan sayapun melakukan pembelaan,
"ih kak, aku kan syari' sama kaya Aci"
saya menunjuk Aci yang memang selalu memakai pakaian panjang dan rok yang lebar.
"yaa Aci mah tiap hari gitu, kamu kadang syari' kadang bitjy"
hmmm ...
subhanallah, sakit banget difitnah kaya gitu muahahaha
*abaikan*
lalu akhirnya kita cuss ke Dieng,
saya naik di mobil Iyan bareng sama Dito, Ubi, Ana, para pemenang KomSpec, Iyan (tentu saja) dan Kafi (temennya Iyan yang kita mintain tolong buat bantu jadi supir pengganti since Jogja-Dieng itu jauh muehe)

nah, sebelumnya kita juga sudah ngehubungin pihak disparbud yang berwenang disana since kita adalah divisi Bahasa dan Budaya dimana kita harap hadiah city tour ini ngga hanya jadi ajang jalan jalan tapi juga jadi tempat buat para mahasiswa asing untuk mengenal kebudayaan di dataran tinggi Dieng.
sesampainya di Dieng, kita disambut sama bapak yang bertanggungjawab di sana dan disambut di gedung Soeharto-Whitlam yang katanya sih ngga semua orang boleh masuk situ karena gedung itu dulunya merupakan tempat peristirahatan pak presiden setiap kali berkunjung ke Dieng.
di Soeharto-Whitlam kami dijamu makan siang yang thank God alhamdulillah banget pokoknya karena kami juga kelaparan dan kedinginan, Dieng dingin banget apalagi pas kita dateng tiba tiba aja hujan turun. duh sedih.

ini di depan gedung Soeharto-Whitlam niiih, entah siapa yang ngambil foto ini waktu itu yang jelas gadis berbaju coklat itu saya muehehe


sehabis makan, kami dijamu minuman khas Dieng di ruang depan.
minuman ini bikin Dito manusia mendez kegirangan banget.
yup, nama minumannya adalah Purwaceng.
kalah kata bapaknya sih Purwa artinya awal dan Ceng artinya ..... jadi Purwaceng artinya dari awal sudah ....
begitulah 😐
sungguh bapaknya tidak peka sekali ngasih kita minuman macam gitu di tengah tengah hujan di udara dingin Dieng.
well, minumannya ada dua jenis; kopi dan susu dan saya memilih buat minum susu nya saja dan rasanya well... susu campur akar gitu. not really good but not really bad either.
sehabis dijamu Purwaceng, kami menyerahkan plakat sekaligus sepik sepik lah sama bapaknya muehehehe

model iklan Purwaceng awkwkwk


habis itu cuss kami diantar ke kompleks candi di dekat Soeharto-Whitlam. 
kami berjalan melewati hujan rintik-rintik dibawah payung diatas jalan setapak yang dikelilingi pohon cemara. dan saya sepayung sama Dito manusia mendez. walau agak terdistorsi dengan kehadiran Dito manusia mendez tapi pemandangan dan suasananya indah banget, rasanya langsung pengen pake gaun terus prewed disitu muahahaha *abaikan*
sesampainya di komplek candi, kami mendengarkan penjelasan bapaknya. ada salah satu candi yang namanya candi Arjuna.

ini dia candi Arjuna di tengah rintikan hujan. cantik ya? :)

ini jalan setapak yang sangat prawedd-able banget hihihi ada Dito, saya, Iyan dan Sandi

all explorer nih di depan candi Arjuna.. hayo saya yang mana hayooo muehehehe



dan setelah itu kita, tentu saja, cuss foto foto muehehehe
setelah selesai dengan candi Arjuna, kami lalu pergi ke museum yang masih ada di kompleks Dieng.
di dalam museum itu ada banyak patung patung yang... uhm.. sangat eksotis.
bayangkan betapa bahagianya Dito manusia mendez.
lalu setelah ke museum yang berisi patung patung, kami juga ke museum Dieng Kailasa dimana didalamnya ada banyak model pedesaan mulai dari cangkul, alat bercocok tanam, rumah dan lain lain.

ini foto di depan museum patung nan eksotis

saya dan Dito manusia mendez dengan patung Lingga dan Yoni yang merepresentasikan .... uhm.. merepresentasikan.. well, just go googling, pals muehehe


puas dengan museum, kami pergi ke tujuan terakhir kami yaituuuuuu Kawah Sikidang πŸ™Œ
yang katanya tempatnya bagus banget cuma beda tipis sama kawah putih muehehehe
jadi begitu sampai di Kawah Sikidang saya langsung ngacir begitu saja, well bau sulfurnya kuat sekali dan saudara saudara saya yang lain langsung membeli masker sementara saya yang meninggalkan ransel di mobil ngga bisa beli masker, yang sebenernya juga bukan masalah besar sih muehehe baunya masih normal normal aja kok bagi hidung saya
tapi, Ubi yang selalu baik, perhatian dan sayang sama anak-anaknya ternyata ngga tega kalau saya harus mencium bau sulfur terus menerus akhirnya dibeliin deh muehehe makasih Ubi lafyah 😚
selesai dengan masalah bau, saya dan yang lain langsung ngacir cari spot paling bagus buat foto foto
kami stay di Kawah Sikidang sampai lamaaa sekali, sampai Kawahnya sepi dari orang orang.
dan disini kami dapat lumayan banyak foto bagus muehehe

salah satu spot di Sikidang 



setelah puas berlama lama di Kawah Sikidang, kami berpamitan kepada bapak baik di Soeharto-Whitlam dan itu hari sudah gelap dan masih gerimis dan dingiiiiiiin bangeeeeet Tuhan ❄❄❄
diperjalanan pulang, kami mampir di toko oleh oleh buat beli Carica dan Purwaceng (yeaaah)

setelah pulang dari Dieng, kami berencana mampir ke rumah Dito manusia mendez buat makan muehehe dan mamanya yang selalu baik juga sudah masakin makanan yang banyak banget buat kita, dan sampai di rumah Dito manusia nista sekitar jam 12 malam.
mobil Iyan yang saya tumpangi memang sampai ke rumah Dito manusia mendez paling akhir karena kita harus ngedrop peserta dulu ke kosannya masing masing.
di rumah Dito manusia mendez, walaupun hari sudah pagi tapi kami tetep ketawa ketawa kaya orang yang ngga pernah ketawa sebelumnya.
well, every moment spend with my BB family is always a treasure 😊
naaah...
jadi begitulah cerita jalan jalan ke Dieng kitaaaa muehehehe
tetap berbahasa dan berbudaya, ya :)
cheers!

ps. city tour ke Dieng ini juga menciptakan beberapa bahan meme yang akhirnya seliweran di grup Line Divisi muehehehe and im gonna post some here

starring: kak Adhi, Flo dan Aci




Dito manusia mendez jadi bintang iklan pencuci muka dadakan. mungkin dia mau ikutan pake #Cupi itu kali yaa muehehe

Ubi sama kak Adhi. ya, emang, Lay itu nular... nular ..

agak ngga ngerti sih sama meme ini tapi yaaa post aja deh muehehe

aaaaand ini diaaaaa meme yang paling bikin ngakak xD


0 comments