PSNMHII XXVII Universitas Brawijaya, Ladubker!


#LADUBKER !!


 pertengahan Mei lalu saya mengikuti salah satu kegiatan yang asik banget, called Pertemuan Sela Nasional Mahasiswa Hubungan Internasional Se-Indonesia yang ke 27 di Universitas Brawijaya, Malang

saya dan delegasi diantar nih sama saudara saudara di Rumah sampai stasiun Tugu mumumu :3


jadi, mahasiswa Hubungan Internasional punya forum yang namanya FKMHII yaitu Forum Komunikasi Mahasiswa Hubungan Internasional se-Indonesia yang terdiri dari 6 koordinator wilayah.
kampus saya masuk ke koordinator wilayah 4 bersama kampus kampus lain di daerah Jogja dan Jawa Tengah.
FKMHII punya agenda wajib yaitu salah satunya adalah PSNMHII dan PNMHII
keduanya merupakan pertemuan yang bersifat akademis, dimana di pertemuan ini mahasiswa HI se-Indonesia bakalan adu kece dan adu skill diplomasi muehehe
di PSNMHII yang saya ikuti kali ini ada SF atau Sidang Forum yang merupakan sidang keforuman, jadi di sidang ini dibahas poin poin tujuan FKMHII, upaya upaya dan tugas tugas per kampus dalam FKMHII.
selain SF, ada DISIL yaitu Diskusi Ilmiah, nah ini nih ajang adu cerdas mahasiswa HI.
di DISIL ini nanti para peserta PSNMHII harus mengirimkan wakilnya untuk membuat paper mengenai tema yang sudah ditentukan (yaitu tentang Bali Declaration Priority Areas On People with Disability) nah dari puluhan universitas akan dipilih sepuluh paper terbaik yang akan di presentasikan di hadapan juri dan seluruh peserta PSNMHII.
alhamdulillah, delegasi dari universitas kami menjadi terbaik ketiga yang artinya kak Tami dan kak Anang harus presentasi di hadapan para juri yang katanya pada killer itu.
then, di PSNMHII kali ini juga ada satu hal lagi yang beda yaitu Social Project Design.
di SPD, saya dan kak Aji diserahi tanggung jawab untul membuat sebuah rancangan kegiatan yang nantinya akan dilombakan dan akan didanai oleh pak Dino selaku ketua FPCI.
oh iya, jadi buat SPD tim kami berhasil jadi salah satu dari lima terbaik SPD so saya dan kak Aji juga harus presentasi di depan juri yang sama killernya 😐

ini diaaaa poster social project dari delegasi kampus kami

nah, jadi kami dari UMYEAH ada enam orang yang berangkat ke UB yaitu Kak Anang-kak Tami selaku finalis DISIL, kak Aji selaku finalis SPD, kak Ergi selaku ketua delegasi, kak Fanani selaku ketua KOMAHI dan saya selaku butiran marimas tim hore hore 😁
setelah pengumuman via twitter bahwa DISIL dan SPD dari universitas kami masuk ke tahap final, kak Anang, kak Tami, kak Aji dan saya pun digembleng habis habisan untuk menghadapi presentasi nanti.
dan, you know what, kami dilatih sama alumni paling kece paling chetar paling badhai paling membahana dan paling suamiable diantara para alumni KOMAHI yaituuuuu *jengjengjeeeng*
mas Mohammad Ichsan ♥♥♥
mas Ichsan adalah lulusan HI yang kece banget dan beliau juga alumni KOMAHI.
mas Ichsan lulus tiga tahun lebih dikit dengan IPK 3.98 dan itupun beliau masih mengajukan protes karena dua nilai A- yang didapatnya sehingga IPK akhirnya tidak semulus angka 4.
mas Ichsan juga dulunya adalah Presiden Nasional untuk korwil 4. tuh kan, duh duh duuuuh.
dan mas Ichsan juga pernah ambil program diploma di Al-Azhar Kairo (iya, lulusan Kairo, kak. duh.) maka ngga heran kalau bahasa Arabnya sangat... sangat.. yah begitulah ♥
dan mas Ichsan juga bisa bahasa perancis.
duh, apalah mas Ichsan ini.

nemu meme ginian pas lagi main ke home Line nya mas Ichsan wkwkwk sumpahlaaah


dan mas Ichsan adalah orang yang sangat control freak, sangat intimidating persis seperti Christian Grey, makanya saya sering ngeganti nama beliau jadi mas Mohammad Grey dan tiap kali diomelin dicacimaki di hinadina kan sama mas Ichsan pas lagi latihan buat SPD, kak Aji partner saya kayanya udah ngga kuat lagi dan pucat banget dan keliatan pengen muntah tapi saya ngerasa seneng banget digituin sama mas Ichsan, bawaannya malah pengen nyanyi Love Me Like You Do sambil salsa muterin tiang di ruang simulasi sidang ASEAN (karena kita selalu latihan disana haha)

okay.
post ini tadi judulnya PSNMHII atau Mas Ichsan ya? wkwkw maaf.. maaf.. agak terdistorsi.
intinya saya sangat bersyukur sekali mengenal seseorang seperti beliau, yang bagi saya bersinnya aja merupakan ilmu. duh.
okay, intinya saya dan anggota delegasi lainnya kerja sangat keras buat menghadapi DISIL dan SPD.
kami lalu berangkat ke UB dengan kereta api 🚄
bahagia sekali walau di kereta hanya tidur saja muehehe
sampai di malang kami disambut oleh dua LO kami yaitu kak Dika dan Woro
hari pertama kami langsung ke UB buat akhirnya diantarkan ke Kusuma Argowisata dimana selama seminggu kami akan menghabiskan waktu.
well, Kusuma Agrowisata ngga mengecewakan, malah kece banget, bikin betah hehe
saya dan kak Tami sekamar sama dua orang delegasi dari UIN Syahid, alhamdulillah sama sama 'Islam'
tadinya saya sudah ketar ketir aja kalau harus sekamar dari delegasi kampus lain, karena you know lah seliberal apa anak HI :'
sudah. tidak usah dibahas. lanjuuuuut.
malam pertama, kami harus mengikuti upacara pembukaan di auditoriumnya UB (saya lupa apa namanya)
dan delegasi kami dengan kompaknya pakai batik seragam dan jadi satu satunya delegasi yang bajunya samaan muehehe
di upacara pembukaan ada banyak hiburan like opera, tari dan juga sambutan dari Presnas tiap tiap korwil.
sehabis itu juga ada acara makan makan, habis itu kembali ke Kusuma Argowisata.

foto sebelum acara pembukaan dimulai sama dua LO kece kita; kak Dika dan Woro

oh iya, jadi hotel kita itu letaknya di Batu sementara UB di Malang jadi yaaah bakal sering bolak balik. lumayan.
hari kedua kami mengikuti semacam seminar tentang Disability di ASEAN dengan pemateri yang kece kece, habis itu selepas ashar kami dibagi per chamber untuk menyaksikan presentasi finalis DISIL, sayangnya saya kebagian di chamber UB-Udayana-Riau-satu lagi lupa muehehe sementara kak Anang dan kak Tami ada di chamber tiga bersama UGM.
sepanjang presentasi saya banyak mengamati dan sehabis presentasi dua orang peserta DISIL harus menjawab pertanyaan dari para juri dan believe this, pertanyaannya saklek saklek semuaaaaa 😱
bener deh, juri jurinya komentarnya sudah kaya sambel apel; pedes lan asem 😭
dan kalau kata Woro, LO kami, juri juri paling killer ada di chamber UMY-UGM
hmm...
baiklah.
nah selepas presentasi DISIL sekitar bada maghrib, ada SF, di SF ini yang wajib hadir hanya ketua delegasi dan ketua KOMAHI sementara sisanya bisa jadi observer.
malam itu, saya dan kak Aji tidak mengikuti SF karena kami harus gladi buat presentasi SPD besok siangnya.
kami gladi di mushola (supaya tetap unggul dan islami) sampai jam 2 pagi :')
iya kak, jam 2 pagi adek belum bisa tidur mana Batu dingin banget hiks.
setelah itu tidur sampai pagi akhirnya digedor gedor sama Woro dan kak Dika buat cuss ke Hall karena kita akan ada talkshow sama beberapa pakar disability.
di talkshow ini kita juga disuruh bikin sebuah rancangan kebijakan yang nantinya akan coba di uphold ke pemerintah, yaaah semacam joint statement forum begitu muehehe
nah, sehabis dzuhur mulailah presentasi SPD di hall itu, gede banget, dengan semua peserta PSN dari seluruh Indonesia hadir disitu.
beda kaya DISIL yang dipecah menjadi tiga chamber sehingga penontonnya lebih sedikit, SPD dijadikan satu hall dan akhirnya penontonnya lebih banyak. banyak banget.
kampus kami mendapatkan urutan tampil keempat dan saya beserta delegasi dari UMYEAH lainnya beserta Woro dan kak Dika duduk paling depan, dekat dengan operator.
berulang kali Woro mencuri pandang ke arah saya *ciye*
"flory ngga nervous kan?"
"ngga dingin kan tangannya?"
"ngga, kak Woroooo, ngga apa apa kok 😊"
lalu diam lama, lalu
"kamu mau aku dandanin ngga? biar ngga pucet?"
..... 
jadi Woro ini memang make up artist, seniman dandan yang stylist banget dan sempet ikut Brawijaya Fashion Week juga. hmmm.. kece
"ah ngga ah kak, nanti aku malah ngga nyaman"
"oh yaudah, ppt nya udah dikasih ke operator kan? udah dicoba belum?"
ah, Woro memang LO jempolan 😍
"sudaaaah, sama kak Aji dan kak Ergi tadi"
lalu diam lamaaaa.
lalu....
"kamu yakin ngga mau aku dandanin? biar ngga pucet ajaaaa"
dan saya melihat wajah Woro yang penuh pengharapan buat bisa ngedandanin saya dan melampiaskan hasratnya buat ngedandanin orang, dan akhirnya karena selama tiga hari ini Woro sudah baik banget sama kita akhirnyaaaa
"yaudah deh"
lalu sayapun diculik Woro ke toilet.
di toilet saya di .......
*bayangkan sendiri wkwkwk*
well yang jelas dibedakin dan sepanjang ngebedakin Woro ngga berhenti komentar
"ya ampun wajah kamu kaya bayiiii"
"ya ampun, pasti ngga pernah kesentuh make up yaaaa"
"oh iya, maba sih ya, aku juga waktu semester satu belum suka dandan kok"
hmm....
kayanya sampe semester akhir pun saya tetep ngga akan bisa dandan 😶
selesai dibedakin, alis saya di permak.
"aaa alisnya enak banget buat dibentuk"
dan lalu pake pensil alis, alis saya ditebelin
ALIS.
DITEBELIN.
ngga ekstrim banget sih alisnya cuma tetep aja karena saya ngga pernah ngegambar gambar alis ngga jelas gitu jadi rasanya kaya pake selotip item muehehehe
terus dilipstikin dan kerudung saya diubah jadi kaya pejabat.
okay, yang terakhir saya protes ke Woro.
"kak, ngga mau gini ah, nanti aku jadi ngga nyaman"
dan akhirnya selesailah sudah.
saya dan Woro kembali ke hall dan ketemu sama kak Aji, kak Anang, kak Ergi, kak Tami dan kak Fanani yang masih duduk manis di depan liat saya tiba tiba jadi cemong begitu.. aaaaaaah maluuuu omooooo
tapi demi Woro seneng ngga apa deh 😥
akhirnya presentasi dimulai, satu persatu saya dan kak Aji menganalisis tiap finalis dan pertanyaan yang diajukan juri.
well, okay.
sampai akhirnya giliran kami berdua maju.
awalnya sudah mantap banget. joss.
lalu the worst thing i can imagine happened.
pptnya macet.
operatornya xksiabzn.
dan kak Aji langsung distorsi.
kak Ergi langsung pergi ke operatornya buat benerin itu ppt yang entah kenapa bisa macet 😭😭😭
dan tentu saja macetnya ppt itu memengaruhi presentasi kami secara total.
poin poin yang harusnya ngenak jadi lewat aja.
selesai presentasi, juri mengajukan pertanyaan yang kesemuanya bisa kita jawab tanpa malu maluin karena semua pertanyaan itu sudah pernah diajukan sama mas Ichsan di sesi sesi latihan tanpa henti kami.
begitu turun dari panggung wajah saya dan kak Aji merah ngga karuan, dan saya dengan sedihnya terus meracau "we deserve another chance, aku mau diulang aja kak, aku mau diulang ajaaaa"
duh, kalau inget jadi sedih 😣
karena walau SPD kita butuh biaya yang gede banget like dua ratus juta lebih tapi melihat esensi dan prospek kedepannya kita yakin banget cuma.... kesalahan ini....
entahlah.

saya dan kak Aji pas presentasi, trying not to fall apart to pieces when our ppt was error ...
kak Fanani, kak Ergi, saya, kak Tami, kak Anang dan kak Aji

saya dan kak Aji nih :D terima kasih, partner seminggu sudah mengajarkan banyak sekali hal keren dan sudah berjuang bersusah payah bersama menggambarkan social project yang dibuat bersama sama ini :')

chat mas Ichsan setelah tahu bahwa presentasi kita gagal :') he is just... a great mentor for me
sebelum tampil SPD nih dapet doa dari mas Ichsan masya Allah :)

dan setelah selesai presentasi SPD para peserta disuguhi coffee break di hall sambil menunggu maghrib.
kesal sama panitia, saya dan kak Aji mengambil dua porsi kopi dan dua porsi camilan yang disediakan muehehehe
malamnya, saya dan kak Tami kebagian jadi observer SF nemenin kak Ergi dan kak Aji sampai jam 2 pagi.
jam 2 pagi lagi, dan itu alot banget sidangnya subhanallah 😣

lagi SF sampe nyaris pagi dan bosen banget akhirnya melakukan jepretan tidak jelas ini muehehe


akhirnya besok paginya kami tepar.
padahal ada acara Difable Fun Day di GOR Pertamina UB,
delegasi kami lagi lagi samaan kostum muehehe
jadi DFD ini adalah acara seru seruan kita para peserta PSN sama mahasiswa UB yang menyandang disability, kita disuguhi penampilan mereka dan ada acara fesyen sho juga terus kita juga diajari bahasa isyarat, ngenalin diri dan asal dengan bahasa isyarat. seru kok!

kelar DFD foto duyu sama LO kece kita, kak Dika




malamnya cuss SF lagi, oh iya di sore hari ada free time dan saya diculik Ican pas free time itu, selebihnya saya ceritain di post terpisah yaaa muehehe
besok paginya semua kembali tepar.
untungnya hari terakhir itu tinggal jalan jalan aja, jadi kita diajak ke alun alun kota batu (lewat doang), metik apel di kebun apel (dimana saya makan lima apel sekaligus langsung dari pohonnya sampe kak Ergi bilang, "flo, lu laper apa doyan?" muehe jadi selama PSN sama mereka berlima saya udah dapet cap tukang ngunyah karena kapanpun dimanapun ngemil dan makan, tapi ngga gemuk gemuk. ck) dan beli oleh oleh di De Duwa.

nemu apel seimut ini pas di kebun apel (dan digigit pula) entah deh, wan -_-

pulang dari acara jalan jalan, kita semua langsung cuss ke kamar masing masing buat dandaaaaan karena bakal ada pool party di closing ceremony nya.
di closing ceremony ini kami harus menggunakan pakaian adat asal kampus kami dengan sentuhan modern, dan, berterimakasihlah pada PSN, karena berkat PSN akhirnya saya membeli high heels. high. heels.
👠👠👠👠
selesai isya, delegasi kami cuss ke pool di Kusuma Agrowisata karena pestanya di pinggir kolam renang.

curi curi foto di photobooth pas lagi ada sambutan muehehe ngga baik, nih, jangan dicontoh :D


dan you know what, saya agak nyesel pake heels setinggi ituuuu karena pool party ngga ada tempat duduk jadi tersiksa banget adek kak, betis adeeeek 😭😭😭
mana laper mana makanan berat yang disediain cuma bakso dan ngantrinya naudzubillah 😣
akhirnya saya, kak Tami dan kak Anang mutung lalu kembali ke kamar, melupakan rasa lapar kami dan tidur.
besok paginya kami harus check out dari hotel sejak pagi, dengan sisa sisa after party yang .....
tapi kami berenam ngga langsung pulang karena kak Dika dan Woro sudah ngejanjiin buat jalan jalaaaaan seharian since kereta kami berangkatnya malam hari, jadi kami punya sekitar 8 jam buat jalan jalan keliling kota Malang.
akhirnya kami memutuskan buat kulineran.
pertama kami pergi ke bakso Presiden di pinggir rel kereta yang katanya enak banget meski bagi saya biasa aja 😶
abis dari bakso Presiden kami pergi ke Burger Buto, yaitu kedai Burger dimana kita bisa beli burger dengan diameter yang agak ngga normal.
25 sentimeter looooh ~
terus kita juga beli Keceng, roti panjang banget yang isinya daging. panjang banget.
terus Woro juga beli gulali buat kak Tami.
abis dari Burger Buto kami cuss ke Mocha Mochi yang taglinenya 'kesukaan para wanita'
hmm...
jadi Mocha Mochi jualan kue Mochi yang dalemnya ada eskrimnya dan itu enak bangeeeeet enak banget duh duh duh 😍😍😍
abis dibuai sama manis dan lembutnya Mochi, kami lalu pergi ke warung Bebek Sinjay Madura yang cuma ada di Madura sama di Malang (based on Woro information sih)
di Bebek Sinjay, kami cuma take away karena hari sudah maghrib dan itu malam minggu dan jalanan malang macet banget dan kita takut ketinggalan kereta.
akhirnya abis dari Bebek Sinjay, kami cuss ke stasiun.
sampai di stasiun ternyata masih ada sisa satu jam lagi, akhirnya kami pergi dulu ke alun alun kota Malang yang cantiiik banget karena banyak lampu lampunya :)
disana kami selfie selfie dan bikin video video ngga jelas sama kak Dika dan Woro.
akhirnya sudah harus check in karena kereta kita sudah mau berangkat, dan di depan loket, kami bertujuh berpelukan sediiiiih, dan kak Anang kak Tami serta saya nangis, Woro juga, huuuuu
soalnya hampir seminggu ini kak Dika sama Woro sudah baik banget sama kita, ramah banget dan baik banget dan segala galanya banget.
mereka bahkan ngga makan kalau kita berenam belum pada makan, ya ampun.
pokoknya kak Dika dan Woro LO paling baiiiiiiiik yang pernah saya temuin kiss kiss ke Malang buat kak Dika dan Woro 😚
kembali ke Jogja bikin saya jadi agak sedih.
stasiun Tugu lagi.
back to reality lagi :')
hei, LO kece PSNMHII XXVII kitaaaa, makasih yaaa, dari semuanya yang sudah bikin kita cukup kecewa, cuma kalian berdua yang bikin kita tetap bersyukur datang ke acara ini :)
semoga kapan kapan bisa ketemu lagi, main ke Jogja :)

0 comments