Setiap Penolakan Adalah Penguatan



hari ini saya baru saja mendapatkan kabar gembiraaaa !
saya lolos ke tahap interview untuk menjadi salah satu officer pada sebuah asosiasi pemuda di ASEAN 
alhamdulillah.. alhamdulillah..



well, belum pasti saya jadi officially officer sih 😁 since yang lolos ke tahap interview ada 25 orang dan yang bakal jadi officer cuma 15 orang but just..
i am so NERVOUS !
karena saya pengen bisa menjadi bagian dari asosiasi tersebut, since saya juga mulai memiliki ketertarikan buat berkarya di ASEAN :)
and i dont tell anyone about this (well, i literally tell everyone since i post it in my blog but i mean i dont tell my friend personally. hey, guys, wish me luck ya!)
i dont tell anyone about my anxiety to pass.
karena jawaban-jawaban mereka sudah ketebak ..

"aah.. awan mah pasti bisa"
"pasti masuk"
"pasti lolos"

dan kata kata sugarcoating lainnya 🍭🍭🍭
i know that they believe in me 100% but on the time like this, i need a good whip, a hard one, not a sugarcoating.
besides, saya masih blind soal interview iniiii 🙈

dan kadang-kadang di cap sebagai orang yang 'bisa selalu lolos' itu ngga enak.
memang sih ketika temen-temen kita bisa ngomong gitu, itu artinya mereka percaya sama kemampuan kita
tapi, its just ..
i mean, passing is not that easy 😩
if only they knew what i have been failing.
kayanya udah ngga keitung lagi deh penolakan-penolakan yang saya terima.
mulai dari SD pas lagi berjuang habis-habisan buat tembus ke SMP fav di Jakarta (dulu masih pake ujian tertulis sama wawancara buat masuknya) tapi ternyata saya ditolak karena skor kurang 10 poin 😪
dan bahkan hingga duduk di bangku SMA, saya masih susah untuk dealing dengan 'penolakan'. setiap kali saya berpikir bahwa saya akan ditolak maka sudah dipastikan saya akan a lil bit sad untuk waktu yang cukup lamaaa.
bahkan, ketika mengikuti entry test Mastering System saya sudah memiliki planning kalau kalau saya tidak lolos dan semua planningnya menjurus ke "never once i step my feet in this place for long time after this"
untungnya sih... untungnya lolos hehe
memang saya masih susah sekali untuk dewasa ya :'
ke-legowo-an saya untuk dealing dengan penolakan dimulai ketika saya berjuang untuk HI UI.
yang akhirnya juga ditolak 😅
tapi saya berhasil mengatasinya dengan baik, i know im still on the right path (walaupun ngga pake jaket kuning sih, kak)
lalu hidup di dunia perkuliahan
ikut oprec KOMAHI, dimana saya bener bener pengen banget bisa gabung dan dimana saya tahu bahwa cuma bakal sedikit orang yang bakal lolos dan saya sudah cemas banget sementara temen temen saya dengan entengnya bilang,

"masuk, kok, wan"
"mereka juga bisa liat, lah"
"butuh orang-orang kaya kamu"

dan akhirnya memang lolos 😁
lalu ikut beberapa oprec UKM lagi, yang kesemuanya lolos, bikin badan saya rasanya enteng banget sampe bisa nembus lobi lantai satu gedung D 😁
rasanya cukup ngirim dokumen terus interview lalu taraaaa... lolos.
tidak ditolak.
then waktu apply buat jadi Liasion Officer di acara Kontes Robot Indonesia, akhirnya saya ditarik kembali ke bumi.
ditolak.
bahkan ditolaknya sejak dari tahapan seleksi dokumen which were only CV and motivation letter.
dan waktu lihat nama saya ngga ada di list orang orang yang lolos ke tahap interview saya bener bener like
"WHAT?!"
okay.
saya mulai sedikit sombong disini.
(padahal apa coba ya yang bisa disombongin dari butiran debu diatas karpet lift gedung D ini 😌)
makanya sama Allah disadarin dengan cara ngga dilolosin since the very first step.
dan waktu itu ada salah satu kakak tingkat saya, sebut saja namanya kak Ari, yang juga nge-LO dan kaget banget pas tau saya ngga lolos.

"loh, flo? kamu bukannya apply?"
"iya kak, ngga lolos tapi"
"kamu di wawancara sama siapa emang?"
"hah? baru sampe seleksi dokumen kok"
"kok BISA?!!"

dan kalian harus tau ekspresinya kak Ari kalau lagi kaget kata gitu. lucu banget. wkwk
lalu, again, audisi buat SUT Speech Competition di Thailand
kak Ari, Widya dan Rafy semuanya sudah enteng dan ikhlas banget bilang, "okay, satu slot sudah buat flory"
dan akhirnyaaaaaa... saya ngga jadi berangkat.
dan lagi-lagi kak Ari yang heboh sendiri 😄

"flo, kok bisa sih floooo? flooooo!!"

apalah kak Ari ini 😂

"lah, ya gimana kak? they deserve it kok"

lalu akhirnya kak Ari cuma pergi dengan geleng-geleng kepala

now, i just quite understand about this
bahwa setiap penolakan hanya membuat diri kita lebih baik, mengasah diri kita lebih tajam.
jadi kalau interview ini saya ditolak. lagi.
saya hanya sedang diasah, dipercantik.
dan even kalaupun harus berhenti di tahap interview saya sudah bersyukur banget kok karena di seleksi dokumen saja saya sudah harus bikin portrayal (yang pas proses bikinnya sudah ngerempongin mas Bimo banget muehehe anyway, thanks, masbim!) dan bikin essay tentang ASEAN dimana saya tentu saja sudah mendapatkan banyak pelajaran berharga.
apalagi, masih ada dua oprec kegiatan lain yang saya ikuti, yang juga masih belum keluar hasilnya.
(iyaa.. saya mahasiswa kurang kesibukan nih :')
(padahal IP sudah jungkat jungkit tapi tetep aja yaaa ikutan gini ginian)

dan kalau yang dua terakhir itu juga ditolak yaaaa tidak apa.
alhamdulillah.
i can deal with it.
kayanya satu-satunya penolakan yang tidak bisa saya bayangkan (saking ngga pengennya ditolak) hanya recruitment Kementerian Luar Negeri nanti.
kalau yang satu itu, saya ngga bisa ngebayangin apapun selain LULUS.
karena semua hal yang sudah, sedang dan akan saya jalani selama perkuliahan inipun adalah persiapan untuk menjadi bagian dari Caraka Bhuwana :')

anyway, saya punya mantra ajaib untuk setiap penolakan (yang sudah saya gunakan sejak lima tahun lalu) (yang membantu saya tetap berdiri stabil bahkan setelah dicampakkan oleh HI UI) yaituuuu

God's three answers to your prayers are:
1. Yes
2. Not Yet
3. I have something better for you

jadiiiii... saya tidak akan pernah takut akan penolakan. akan ke-tidak lulus-an.
(tapi kalau KEMLU bakal tetep lulus kok, insya Allah)
pokoknya saya selalu yakin bahwa Allah tidak pernah memberikan kata "tidak", ketika saya tidak berhasil akan sesuatu maka pasti Allah menyimpan saya dan sedang mempersiapkan saya untuk sesuatu yang lebih besar, sesuatu yang lebih baik.
dan akhir-akhir ini mantra ajaib saya nambah satu nih, yaituuu ..

"my heart is at ease knowing that what was meant for me will never miss me and that what misses me was never meant for me"
- Imam Syafi'i

dahsyat kaaaan?
bagus kaaaaan?
bikin saya tambah lapang untuk semua mua yang terjadi

pals..
you just, sometimes, have to do your exellence and before you realize, you know that God's plan is always more beautiful than our plan :)

0 comments